Jakarta:Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) akan berganti nama menjadi Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LP2KSPS) di 2019. Jadi tidak hanya kepala sekolah, namun pengawas sekolah pun akan ikut pelatihan di LP2KSPS.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai 2019 tidak hanya mengelola pelatihan kepala sekolah (kepsek) namun juga pengawas sekolah. Setiap yang telah dilatih akan mendapatkan sertifikat elektronik (sertifikat-el), agar lebih mudah mengorganisasi kepsek dan pengawas yang sudah melakukan pelatihan diklat, pendidikan dan penguatan kompetensi masing-masing.

“Nah ini beberapa hal yang menjadi catatan kebijakan, dengan kerja sama ini memang Pak Gubernur DKI (Anies Baswedan) ingin mendisiplinkan sertifikat. Sekarang kita menggunakan sertifikat-el. Siapapun nanti yang akan melakukan pelatihan calon kepala sekolah, atau calon pengawas sekolah atau penguatan, tetap kita membuat HUB-nya di LP2KS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah),” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Supriano di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019.

Nantinya, pelatihan kepsek dan pengawas sekolah ini dilakukan di tingkat provinsi. Hasilnya, LP2KSPS ini akan mengirimkankan data-datanya kepada Kemendikbud. Dengan sertifikat-el ini akan semakin memudahkan kontrol Kemendikbud terhadap distribusi kepsek dan pengawas sekolah.

“Jadi ada kontrol. Makanya sekarang semua sertifikat harus ada kontrol dari dirjen GTK, tetapi pengawasan yang tidak merepotkan. Hitungan menit, detik, begitu dikirim ke pusat datanya di detik yang samabarcode-nya itu akan sampai ke pengirim,” ujar Supriano.

Lihat link Asli..